Halo sahabat muslim, persiapan ibadah ke tanah suci tentu memerlukan ketenangan hati dan pemahaman yang jelas mengenai langkah-langkah di lapangan. Mempelajari tata cara umroh dengan benar akan membantu Anda menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk serta meminimalisir kekeliruan saat berada di depan Ka’bah nanti.
Sebelum berangkat, ada baiknya Anda memastikan segala kebutuhan teknis sudah terpenuhi melalui rincian biaya umroh 2026 agar perjalanan Anda jauh lebih tenang. Berikut adalah panduan urutan ibadah yang dirangkum agar mudah dipahami bagi siapa saja yang baru pertama kali melaksanakannya.
Persiapan Ihram dan Niat Umrah
Langkah awal dimulai dari miqat, yaitu batas tempat bagi jamaah untuk memulai niat. Sebelum berihram, disunnahkan mandi besar layaknya mandi junub, memakai wangi-wangian terbaik pada tubuh, serta mengenakan pakaian ihram.
Bagi laki-laki, pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan. Sedangkan bagi wanita, gunakan pakaian yang menutup seluruh tubuh, namun wajib diingat untuk tidak menggunakan cadar atau sarung tangan selama proses ihram.
Saat sampai di miqat, ucapkan niat umrah dengan kalimat labbaik umroh. Jika Anda memiliki kekhawatiran terkait kondisi fisik, Anda bisa menambahkan syarat dengan kalimat Allahumma mahilli haitsu habastani agar terhindar dari kewajiban dam jika terjadi halangan mendadak.
Memahami Talbiah dan Adab Masuk Masjidil Haram
Setelah berniat, perbanyaklah bacaan talbiah dengan suara keras bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan sepanjang perjalanan menuju Makkah. Kalimat ini menjadi bukti jawaban atas panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah.
Ketika tiba di Masjidil Haram, masuklah dengan mendahulukan kaki kanan. Ucapkan doa masuk masjid yaitu Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik sebagai permohonan agar Allah membuka pintu rahmat-Nya bagi Anda yang akan memulai rangkaian ibadah.
Jika ingin membandingkan berbagai layanan perjalanan yang memudahkan urusan ini, Anda bisa cek umroh terdekat di cekduluaja.com untuk menemukan pendamping perjalanan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.
Tata Cara Thawaf dan Sunnahnya
Proses thawaf dimulai dari Hajar Aswad. Anda dianjurkan untuk menghadap Hajar Aswad, mengucapkan takbir, dan mengusap atau menciumnya jika memungkinkan. Jika situasi sangat ramai, cukup berikan isyarat tangan ke arah Hajar Aswad tanpa harus memaksakan diri.
📖 Baca Juga Seputar Edukasi:
- »Asuransi Perjalanan Umroh Kemenag 2026: Rincian Manfaat, Prosedur Klaim Medis di Saudi, dan Proteksi Jamaah
- »Biaya Umroh Mandiri vs Travel Resmi 2026: Hitungan Riil Pengeluaran, Risiko Visa, dan Mana yang Lebih Hemat
- »Cara Cek Travel Umroh Resmi di Siskopatuh Kemenag 2026: Verifikasi Online Cepat via Aplikasi PUSAKA
Thawaf dilakukan sebanyak tujuh putaran mengelilingi Ka’bah. Pada tiga putaran awal, pria disunnahkan melakukan lari-lari kecil, sementara empat putaran terakhir dilakukan dengan berjalan kaki biasa.
Selama melakukan thawaf, Anda bebas memanjatkan doa atau membaca Al-Qur’an. Satu-satunya doa yang disunnahkan adalah saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, yakni membaca doa sapu jagat rabbana aatina fid dunya hasanah dan seterusnya.
Shalat Sunnah di Maqam Ibrahim
Selesai tujuh putaran thawaf, tutup kembali kedua pundak Anda dengan kain ihram. Berjalanlah menuju arah Maqam Ibrahim sambil membaca ayat perintah menjadikan tempat tersebut sebagai lokasi shalat.
Lakukan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Pada rakaat pertama, bacalah surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua bacalah surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
Setelah menyelesaikan shalat, disunnahkan untuk minum air zam-zam hingga kenyang. Anda juga dianjurkan membasuh kepala dengan air tersebut sebelum kembali ke arah Hajar Aswad untuk memberikan isyarat sebelum menuju area sa’i.
Rangkaian Sa’i Antara Shafa dan Marwah
Sa’i dilakukan dengan berjalan antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah sebanyak tujuh kali. Saat mendekati Bukit Shafa, bacalah ayat yang menyatakan bahwa Shafa dan Marwah adalah bagian dari syiar Allah.
Setiap putaran dihitung satu kali perjalanan, yaitu dari Shafa ke Marwah dihitung satu, lalu kembali ke Shafa dihitung dua, dan seterusnya hingga tujuh kali di Marwah.
Rangkaian ini menutup ibadah umrah, di mana setelah sa’i selesai, laki-laki dianjurkan mencukur rambut hingga gundul atau memendekkannya, sementara wanita cukup memotong ujung rambut sepanjang satu ruas jari.
| Tahapan | Fokus Utama |
|---|---|
| Ihram | Mandi, niat di miqat, pakaian tidak berjahit. |
| Thawaf | 7 putaran dimulai & diakhiri di Hajar Aswad. |
| Shalat | 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim. |
| Sa’i | 7 kali perjalanan Shafa ke Marwah. |
| Tahallul | Memotong rambut sebagai tanda selesai. |